Shaping a Resilient Food Estate for Indonesia
The Ultimate Platform for Professionals, Innovators, and Enthusiasts to Revolutionize Agribusiness and Drive Sustainable Growth in Indonesia.

04 – 07 November 2026 • Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City

Days to INDOGRITECH 2026

Day(s)

:

Hour(s)

:

Minute(s)

:

Second(s)

Perkembangan teknologi pertanian menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan produktivitas, efisiensi lahan, dan keberlanjutan pangan nasional. Melalui ajang IndoGriTech Expo 2025, semangat transformasi tersebut kembali ditegaskan sebagai upaya mempercepat modernisasi sektor pertanian di Indonesia. Salah satu pelaku usaha yang turut berperan aktif dalam menghadirkan inovasi adalah Madefresh Indonesia, perusahaan pertanian modern berbasis hidroponik yang berfokus pada produksi melon premium berkualitas tinggi.

Menurut Abimanyu, Owner Madefresh Indonesia, gagasan untuk membangun usaha pertanian modern bermula pada masa pandemi COVID-19. “Saat pandemi, kami mulai mencari peluang bisnis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kami melihat hidroponik sebagai solusi yang tepat karena tidak membutuhkan lahan luas, namun bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Didampingi oleh Adri, Direktur Operasional Madefresh Indonesia, keduanya memutuskan untuk mengembangkan sistem budidaya hidroponik yang mengedepankan efisiensi dan kontrol kualitas. “Keunggulan utama dari melon Madefresh terletak pada tingkat kemanisan dan kualitas buah yang lebih konsisten dibandingkan melon konvensional. Kami sudah menerapkan sistem pemberian nutrisi yang diatur melalui timer, sehingga kadar vitamin dan tingkat kemanisan buah dapat dikontrol dengan presisi,” jelas Abimanyu.

Meski demikian, proses produksi bukan tanpa tantangan. “Kebun kami berlokasi di Bogor, kota dengan curah hujan tinggi. Intensitas matahari yang rendah saat musim hujan berdampak pada kualitas buah. Untuk mengatasinya, kami menerapkan sistem penanaman selang-seling di dua greenhouse, sehingga produksi tetap berjalan berkelanjutan tanpa perlu menunggu satu siklus panen penuh,” tutur Adri.

Selain penerapan teknologi budidaya, Madefresh juga aktif memanfaatkan platform digital untuk memasarkan hasil panen dan memperluas jangkauan pasar. “Kami mulai mencoba berbagai perangkat IoT pertanian untuk meningkatkan efisiensi, sambil menyesuaikan teknologi mana yang paling cocok untuk jenis tanaman yang kami kembangkan,” tambahnya.

Lebih dari sekadar bisnis, Madefresh membawa misi sosial untuk mendorong lebih banyak generasi muda agar tertarik terjun ke dunia pertanian modern. “Indonesia sedang menghadapi krisis petani muda. Kami berharap lewat event-event seperti IndoGriTech, semakin banyak anak muda yang terinspirasi untuk menjadi petani modern, memanfaatkan teknologi, dan melihat pertanian sebagai sektor yang menjanjikan,” ungkap Abimanyu.

Keterlibatan Madefresh Indonesia dalam IndoGriTech Expo 2025 menjadi bentuk nyata dukungan terhadap percepatan modernisasi pertanian nasional. Menurut Abimanyu, pameran ini bukan hanya ajang untuk menampilkan inovasi, tetapi juga sarana untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, dan memperkuat kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, serta masyarakat.

“Menurut saya, IndoGriTech adalah ajang yang sangat bagus. Melalui pameran ini, kita bisa mengetahui perkembangan teknologi pertanian terbaru yang dibutuhkan petani modern. Sampai jumpa di IndoGriTech Expo 2025!” tutupnya.

Hadirilah INDOGRITECH EXPO (IGT), ‘’Shaping a Resilient Food Estate for Indonesia”, 06 – 09 November 2025 di ICE, BSD City. Ikuti juga update seputar pameran ini di Instagram @indogritech dan Facebook Official Indogritech Expo.